Produsen bubuk Urolithin B, Nomor CAS: 1139-83-9, kemurnian minimal 98% untuk bahan suplemen.
Parameter Produk
| Nama Produk | Urolithin B |
| Nama lain | 3-hidroksibenzo[c]kromen-6-on; 3-hidroksi-6-benzo[c]kromenon |
| Nomor CAS | Nomor telepon 1139-83-9 |
| Rumus molekuler | C13H8O3 |
| Berat molekuler | 212.20 |
| Kemurnian | 98% |
| Penampilan | bubuk berwarna putih pucat hingga kuning muda |
| Sedang mengemas | 1 kg/kantong; 25 kg/drum |
| Aplikasi | Bahan Baku Suplemen Makanan |
Pengenalan Produk
Urolithin B adalah senyawa bioaktif baru, yaitu senyawa asam linoleat yang dihasilkan oleh metabolisme flora usus. Urolithin B memiliki kapasitas antioksidan yang kuat, dapat menunda penuaan, meningkatkan kesehatan, dan dapat secara efektif mengatur fungsi fisiologis dalam tubuh manusia, melindungi kesehatan kardiovaskular, dan mengurangi kemungkinan terjadinya tumor.
Selain itu, urolithin B memiliki efek perawatan kesehatan yang penting bagi tubuh manusia dan sangat signifikan dalam mendorong pertumbuhan dan perkembangan tubuh yang sehat. Setelah menggunakan urolithin B, Anda akan menemukan bahwa ia sangat meningkatkan kekebalan dan daya tahan tubuh. Di sisi lain, urolithin B dapat dengan cepat menghilangkan radikal bebas dalam tubuh manusia, memperbaiki sel-sel yang rusak, merangsang regenerasi sel, dan meningkatkan kekebalan tubuh manusia. Ampuh dan efektif melawan penuaan alami dan mutasi sel. Dan membantu orang mengurangi stres kehidupan dan menjaga keseimbangan psikologis.
Fitur
(1) Kemurnian tinggiUrolithin B dapat diperoleh sebagai produk dengan kemurnian tinggi melalui proses manufaktur yang lebih canggih. Kemurnian tinggi berarti bioavailabilitas yang lebih baik dan reaksi merugikan yang lebih sedikit.
(2) Mudah diserapUrolithin B dapat diserap dengan cepat oleh tubuh manusia, masuk ke dalam aliran darah melalui usus, dan didistribusikan ke berbagai jaringan dan organ.
(3) KeselamatanUrolithin B, sebagai salah satu metabolit mikroba usus dari ellagitannin, adalah produk alami dan telah terbukti aman bagi tubuh manusia. Senyawa ini mengaktifkan mitokondria di otot, mendorong pertumbuhan dan perbaikan otot, serta meningkatkan performa dan daya tahan atletik.













