Produsen bubuk Oleoylethanolamide (OEA) CAS No.: 111-58-0 Kemurnian minimal 98%, 85% untuk bahan suplemen
Parameter Produk
| Nama Produk | Oleoil etanolamida |
| Nama lain | N-oleoil etanolamina; N-(2-hidroksietil)-,(Z)-9-Oktadecenamida |
| Nomor CAS | 111-58-0 |
| Rumus molekuler | C20H39NO2 |
| Berat molekuler | 325,53 |
| Kemurnian | 98,0% ,85,0% |
| Penampilan | Bubuk kristal putih halus |
| Sedang mengemas | 1 kg/kantong, 25 kg/drum |
| Aplikasi | Pereda nyeri, antiinflamasi |
Pengenalan produk
Oleoylethanolamide adalah senyawa amida sekunder yang terdiri dari asam oleat lipofilik dan etanolamin hidrofilik. Oleoylethanolamide juga merupakan molekul lipid alami yang terdapat pada jaringan hewan dan tumbuhan lainnya. Senyawa ini banyak terdapat pada jaringan hewan dan tumbuhan seperti bubuk kakao, kedelai, dan kacang-kacangan, tetapi kandungannya sangat rendah. Hanya ketika lingkungan eksternal berubah atau makanan dirangsang, jaringan sel tubuh akan memproduksi lebih banyak zat ini.
Pada suhu kamar, Oleoylethanolamide adalah padatan putih dengan titik leleh sekitar 50°C. Senyawa ini mudah larut dalam pelarut alkohol seperti metanol dan etanol, lebih mudah larut dalam pelarut non-polar seperti n-heksana dan eter, dan tidak larut dalam air. OEA adalah molekul amfifilik yang secara tradisional digunakan sebagai surfaktan dan deterjen dalam industri kimia. Namun, penelitian lebih lanjut menemukan bahwa OEA dapat berfungsi sebagai molekul pensinyalan lipid dalam poros usus-otak dan menunjukkan serangkaian aktivitas biologis dalam tubuh, termasuk: mengendalikan nafsu makan, meningkatkan metabolisme lipid, meningkatkan daya ingat dan kognisi, serta fungsi lainnya. Di antara fungsi-fungsi tersebut, fungsi Oleoylethanolamide dalam mengendalikan nafsu makan dan meningkatkan metabolisme lipid telah mendapat perhatian paling besar.
Oleoylethanolamide dapat mengatur asupan makanan dan homeostasis energi dengan mengaktifkan reseptor pengaktif proliferator peroksisom-α. Selain itu, Oleoylethanolamide menunjukkan aktivitas terkait kesehatan lainnya, termasuk memodulasi aktivitas konverter dalam jalur pensinyalan lisosom-ke-nuklear yang terkait dengan pengaturan umur panjang dan melindungi saraf yang mengontrol perilaku depresi. Penelitian juga menunjukkan bahwa Oleoylethanolamide mungkin memiliki efek neuroprotektif. Pada model hewan, ditemukan dapat mengurangi kerusakan akibat stroke dan cedera otak traumatis. Efek pengaturan Oleoylethanolamide dikaitkan dengan pengikatannya pada PPARα, yang berdimerisasi dengan reseptor retinoid X (RXR) dan mengaktifkannya sebagai faktor transkripsi kuat yang terlibat dalam homeostasis energi gabungan, metabolisme lipid, autofagi, dan peradangan.
Fitur
(1) Kemurnian tinggi: OEA dapat memperoleh produk dengan kemurnian tinggi melalui proses produksi pemurnian. Kemurnian tinggi berarti bioavailabilitas yang lebih baik dan reaksi merugikan yang lebih sedikit.
(2) Keamanan: OEA telah terbukti aman bagi tubuh manusia.
(3) Stabilitas: OEA memiliki stabilitas yang baik dan dapat mempertahankan aktivitas dan efeknya dalam berbagai lingkungan dan kondisi penyimpanan.
(4) Mudah diserap: OEA dapat dengan cepat diserap oleh tubuh manusia dan didistribusikan ke berbagai jaringan dan organ.
Aplikasi
Oleoylethanolamide adalah lipid etanolamida alami yang digunakan sebagai pengatur pola makan dan berat badan pada berbagai spesies vertebrata. Senyawa ini merupakan metabolit asam oleat yang terbentuk di usus kecil manusia. Oleylethanolamide (OEA) adalah molekul yang mengatur metabolisme lipid dan homeostasis energi. Senyawa ini berikatan dengan reseptor PPAR Alpha dan membantu mengontrol empat faktor: rasa lapar, lemak tubuh, kolesterol, dan berat badan. PPAR Alpha merupakan singkatan dari reseptor pengaktif proliferator peroksida alfa, dan lipid amida bioaktif oleoylethanolamide (OEA) memiliki berbagai sifat homeostatik unik, termasuk aktivitas anti-inflamasi, modulasi respons imun, dan efek antioksidan.












